Minggu, 19 Oktober 2014

MENGINAP DI YOGYAKARTA VI


      Seperti yang telah dibahas dalam jurnal sebelumnya "MENGINAP DI YOGYAKARTA V" setibanya saya di Candi Prambanan, candi yang pertama kali saya singgahi adalah candi Garuda. Candi Garuda ini merupakan candi wahana, awalnya candi ini berisi patung Garuda sebagai tunggangan dari Wisnu, dan letaknya pun berhadapan dengan candi Wisnu. Suasana yogya yang masih sejuk pagi itu membuat saya betah sekali berlama - lama duduk di atas tangga candi Garuda (yang lumayan tinggi) tidak tahu kenapa, rasanya tenang sekali... hehehe... :))

CANDI GARUDA*

CANDI APIT*

   
CANDI PATOK*


CANDI KELIR*
     Setelah dirasa cukup, kami melanjutkan untuk mengunjungi museum Prambanan yang masih berada di dalam kompleks candi. Sebenarnya kunjungan ke museum ini tidak disengaja hehehe... Awalnya kami tidak tahu tentang keberadaan museum ini, isinya cukup menarik, ada beberapa patung atau tembikar - tembikar yang dipajang. rata - rata bentuknya sudah tidak sempurna. Juga ada seperangkat alat musik jawa, satu set lengkap gamelan (yang tidak boleh dimainkan) hehehe... juga kamar mandi. Dari candi ke museum jaraknya lumayan untuk membakar beberapa ons lemak tubuh hehehe... tapi tentu saja tidak akan terasa capek, diselingi pemandangan taman - taman Prambanan, latar belakang candi yang sangat cantik dan udara yang masih sejuk, semua rasa capek jadi teralihkan hehehe... Itulah kenapa saya menyarankan untuk ke Prambanan di pagi hari atau malam hari, selain masih sepi pengunjung (bahkan belum ada) udara dan kompleks candi masih sejuk, sedangkan di malam hari digelar pertunjukkan sendratari Ramayana yang pastinya sangat sayang kalau tidak ditonton. Yang pernah ke Prambanan pasti tahu betapa panasnya kompleks candi Prambanan  di siang hari hehehe...


DI ATAS PAGAR KELILING KOMPLEKS CANDI
(TERLIHAT JAJARAN RERUNTUHAN CANDI PERWARA
DAN DERETAN RATNA YANG BERBARIS RAPI)

BERGAYA DI JALAN KELUAR KOMPLEKS

BERKELILING TAMAN

KACAMATA HITAM

KETEMU MUSEUM

*

MASUK YUK (MUMPUNG GRATIS)

*

KOLEKSI

DO NOT PLAY YES...

PENABUH

DO NOT TOUCH!
     
       Museumnya gratis, di dalam terdapat dua joglo yang dihubungkan dengan jembatan kecil. Teras dikelilingi parit kecil yang berisi ikan - ikan. dan juga taman yang asri dengan beberapa temuan purbakala disebar di berbagai titik dalam taman. Joglo pertama terdapat ruang tamu dan tempat duduk yang boleh diduduki hehe... setelah itu kami menyebrang ke joglo kedua yang berisi set gamelan hehehe...


*

*

*
     
      Puas melihat - lihat museum, kami lanjutkan kunjungan ke pusat oleh - oleh. Letaknya di depan dekat pintu keluar kompleks, dari museum ke pusat oleh - oleh jaraknya lumayan jauh, karena hari sudah mulai siang, jadilah kami mandi keringat hehehe... Kompleks candi Prambanan sangat luas, di sini sebenarnya menyewakan sepeda angin untuk keliling - keliling, tapi sudah terlalu capek juga rasanya, dan kami masih harus mengurus pembelian tiket ke terminal Giwangan, jadi lebih memutuskan untuk menyimpan energi yang tersisa. Kami tidak membeli apa - apa di pusat oleh - oleh Prambanan. Masih ada Malioboro nanti malam dan barang yang ditawarkan pun sama saja hihihi... Oh iya... di kompleks candi diperdengarkan alunan gamelan dan kadang juga tembang jawa melalui speaker yang dipasang di sudut - sudut seluruh kompleks. Sepertinya sudah terlalu panjang isinya hehehe... selanjutnya kemana lagi ya? 

Bonus?
TAKE THIS!
RESTORASI PRAMBANAN


*

*

*

*

*

*

*

*

PERMAINAN APAKAH INI.. ^_^*

Keterangan: Foto bertanda (*) dari barbagai sumber di Google

Sabtu, 18 Oktober 2014

MY FIRST FLIGHT (BANJARBARU I)


     Sfx: Tulalit...tulalit email masuk lewat mobile phone, ternyata isinya pemberitahuan bahwa dalam waktu dekat harus melakukan perjalanan udara. Karena baru pertamakali jadi sempat ragu, mau pergi atau tidak, disamping waktunya juga agak mendadak. Setelah bertanya ke beberapa kenalan yang sudah pernah 'terbang' sebelumnya, akhirnya dapat info cara pembelian tiket pesawat secara online di sini berikut urutannya sampai penukaran dengan tiket asli di bandara, makasih ya semuanya... ^_^
       Pembelian tiket secara online pun cukup mudah, komunikasi utama lewat email dan SMS operator, pembayaran dilakukan via ATM, nah proses pembayarannya ini yang agak sedikit ribet untuk pemula hehehe... Setelah pembayaran berhasil, SMS konfirmasi pun akan diterima, berikut tiket elektronik yang akan dikirim via email untuk selanjutnya diunduh dan diprint sendiri. Harga tiket yang saya dapatkan waktu itu terbilang cukup murah karena memang bukan akhir pekan. Untuk tiket keberangkatan dapat 347ribu ditambah beberapa administrasi jadi 350 + biaya transfer 3000. Untuk tiket kepulangan lebih murah dapat 303ribu berikut tambahan lainnya jadi 306ribu ^_^


TIKET ELEKTRONIK
      
       Urusan tiket pesawat sudah beres... tinggal cari penginapannya. Googling rata - rata harga permalam 250ribu keatas padahal budget untuk penginapan saya targetkan 150 - 200ribu/malam. Akhirnya saya turun kelas, dari hotel kelas melati ke losmen, ternyata lebih susah cari informasinya. Sempat juga cari indekos, karena lokasinya dekat dengan daerah kampus (Univ Lambung Mangkurat & PoltekKes Banjarmasin) tapi rasa-rasanya tidak ada yang pas di hati hihihihii... >_< Susah juga rupanya... sampai ketemulah saya dengan guest house Cahaya Rahman yang menawarkan harga agak sesuai budget (agak) hahaha.. >_< tapi kalau dilihat lagi, dengan harga segitu dan fasilitas segitu jatuhnya jadi murah juga... hehehe... selengkapnya tentang penginapan di sini Selain harga dan kenyamanan, letak penginapan juga relatif dekat kemana - mana, dari bandara kurang lebih 20 menit, dan dari lokasi ujian bisa ditempuh sekurangnya 5 menit saja :D Ada juga penawaran untuk jasa antar jemput bandara, karena info dari kawan-kawan, sementara saya lebih memilih menggunakan taxi saja untuk transportasi di sana. Capcus booking deh... :D 
      


PENGINAPAN TAMPAK DEPAN
   
     Akhirnya hari keberangkatan tiba, saya harus berkendara dulu kurang lebih 5 jam untuk sampai ke Surabaya, berangkat dari rumah masih pagi buta. Ganti bis juga di Probolinggo karena mencari bis AC tarif biasa biar bisa  tidur enak hehehe... Sampai di Bungur langsung pakai taxi untuk ke bandara, taxi blue bird dengan argo, harga jatuh di angka 59ribu + karcis pakir bandara 4000,- Belakangan saya tahu kalau ada bis DAMRI AC yang melayanai rute Bungur - Juanda PP dengan tarif 20ribu.
       Sesaat sebelum sampai di bandara, pak sopir taxi bertanya pada saya,"Terminal 1 atau 2 mbak..?". Nah loh... saya jawab gak tahu wkwkwkk... >_< Pak sopir maklum, akhirnya pertanyaannya diganti begini,"Penerbangan domestik atau internasional mbak..? Pakai maskapai apa..?". "Domestos  Domestik pakai Lion pak.. hehehe...". "Oh.. kalau begitu terminal 2 mbak, kalau terminal 1 untuk penerbangan internasional.. Nanti saya turunkan di depan loketnya lion biar ndak nyasar...". "Oke pak, trimakasih... ^_^". (Dalam hati* paling nyasarnya ke kios dunkin' donuts pak wkwkwkkk... >_<)


*

*

*
 
       Saya tiba di bandara pukul 9.15 sedangkan check in pukul 10.00. Ada waktu sekian menit untuk acara lesehan nggembel hehehehe... saya muter - muter kemana - mana gak jelas >_< tadinya sekalian cari angel menarik buat selpi tapi sepertinya bukan rencana bagus :V Akhirnya saya check in. Saya dan pacar ransel tercinta harus melalui metal detector di tempat terpisah. Proses check in crowded sekali karena ramai dan orang - orang lebih suka berdesak - desakkan daripada antri. Setelah lolos metal detector saya segera mengantri ke tempat pemeriksaan barang bawaan (agak ndusel juga). karena dari depan tidak diberi label kepemilikan jadi harus ekstra care sama barang sendiri kalau gak mau barang kita terbawa atau dibawa orang lain ckckck... :? Di dalam adalah tempat penukaran tiket dan penimbangan barang bawaan yang lebih dari 15kg (untuk kelas ekonomi) Bandara Juanda memasang tarif sebesar 75ribu untuk masuk ke ruang tunggu penumpang (mahal juga ya kalau cuma untuk duduk - duduk dan nge-carghe HP)


DESK 21 & 22 UNTUK JT 222 TUJUAN BANJARMASIN

TERLIHAT TANGGA MENUJU LANTAI DUA

THE REAL TICKET
      
       Setelah semua beres, saya langsung menuju ruang tunggu di lantai dua, setelah menaiki tangga belok ke arah kanan untuk ruang tunggu gate 1,2,3 & 4. Oh iya, buat yang pertamakali ke Juanda, setelah kita menaiki tangga ke lantai dua, terdapat sebuah kios kecil yang berisi beberapa petugas asuransi (bukan petugas bandara) yang akan mengarahkan kita untuk mendatangi mereka. Kalau anda memang tidak ingin mengasuransikan penerbangan, lebih baik mereka diabaikan saja hehehe... :D Sebelum memasuki ruang tunggu, saya dan kekasih ransel saya tercinta kembali menjalani pemeriksaan metal detector, kali ini lebih private dan serius. Tidak ada hal istimewa selama berada di ruang tunggu, malah agak sedikit bosan hehehe... Tepat pukul 11.00 penumpang JT 222 tujuan Banjarmasin dipersilahkan memasuki pesawat, sebelum turun kita melewati pemeriksaan tiket & KTP.
   
MENUJU RUANG TUNGGU UNTUK GATE 1,2,3 & 4

SUASANA DI RUANG TUNGGU

SUASANA DI RUANG TUNGGU

ORNAMEN & DEKORASI LANGIT-LANGIT RUANG TUNGGU
     
DARI DALAM RUANG TUNGGU

HERE COMES YOUR AIRPLANE


SUASANA DI DALAM KABIN *BEFORE FLIGHT
      
     Saya bersebelahan dengan pasangan suami istri setengah baya, yang setelah melihat saya selpi jadi ikutan selpi juga hehehee... :V Setelah berkenalan dan omong - omong ternyata beliau berdua warga Ambulu asli lha... ketemu tetangga satu kabupaten hehehe... ^_^ Kami pun banyak ngobrol  dan obrolan semakin banyak ketika beliau berdua tahu saya baru pertamakali naik pesawat dengan maksud dan tujuan yang agak nekat wkwkwkwkkk... :v Saya sendiri merasa agak sedikit takut sekaligus excited hehehehe... >_< Pesawat mulai bergerak perlahan, sementara para pramugari memberikan arahan tentang safety tools on board dalam dua bahasa, lalu pesawat pun take off...


ILUSTRASI PERJALANAN*

Keterangan: # Foto dengan tanda (*) Dari berbagai sumber di Google
                     

Minggu, 17 Agustus 2014

SOWAN KE TROWULAN IV

"...Akhirnya kami sampai di wihara!!! Setelah menemukan pintu gerbangnya, kami pun masuk, lolongan anjing segera menyambut kedatangan kami malam itu... Sementara jam HP menunjukkan pukul 20.20 :).." Sowan Ke Trowulan III


GERBANG UTAMA*

    Setelah memasuki pintu gerbang, perasaan saya menuntun kaki ini untuk berbelok ke kiri, ternyata benar, kantor wihara tepat berada di sebelah kiri pintu gerbang. Terlihat sebuah rumah dengan model seperti foto di atas tetapi lebih kecil. Di serambinya yang berundak dan berlantai keramik, terlihat beberapa orang sedang menonton acara dari sebuah televisi berukuran 14 inch yang digantung di salah satu sudut. Kami langsung menghampiri mereka dan memperkenalkan diri, bahwasannya kami mahasiswa dari Malang yang tadi siang menelpon ke sini untuk menginap dalam rangka touring di situs Trowulan. Salah satu dari ketiga orang (yang semuanya lelaki) yang rupanya menerima telepon kami, langsung mempersilahkan kami untuk menunggu sementara beliau menemui penjaga yang memegang kunci asrama. Kami pun ikut duduk - duduk lesehan di serambi kantor sambil menonton televisi yang waktu itu saya lupa acaranya apa... 
     Beberapa menit kemudian salah seorang dari bapak - bapak yang tinggal bersama kami (Kenapa dulu nggak kepikiran untuk tahu nama mereka semua ya -_-) mengajak kami ke asrama putri yang ternyata masih belum dibuka, kami bertiga (Aku, mbak Fina dan bapak tadi) kembali menunggu di salah satu gazebo tidak jauh dari asrama, sebenarnya kami tidak benar - benar bertiga, karena suasana begitu gelap ditambah banyak pohon - pohon juga, saya baru menyadari ada dua - tiga anjing yang juga berada di samping kami setelah salah satunya menggonggong wkwkwkkk... bisa dibayangkan ekspresinya mbak Fina waktu itu wkwkwkkkk... Kami bertiga pun terlibat percakapan ringan (sayangnya tidak dibarengi makanan ringan wkkk) Kira - kira seperti ini percakapannya hehehe... :D

Bapak 1 : Mbak - mbaknya ini asli mana..?
Norma   : Saya dari Jember pak hehe... (senyam)
Mbk Fina : Saya Tulungagung.. (senyum)
Bapak 1 : Jadi ini ceritanya tadi berangkat dari Malang..? Naik apa...?
Norma+Fina : Iya...
Norma  : Naik Bis pak dari Malang jam dua... tadi berangkat hujan.. lalu di Mojokerto tidak dapat angkutan ke sini... untungnya ada yang mau memberi tumpangan... itu pun sempat nyasar pak.. Akhirnya bisa juga sampai di sini hehehe...
Bapak 1 : Oh.. begitu... tadi mbaknya turun di mana kok bisa nyasar..?
Norma  : Turun di perempatan Trowulan kolam segaran pak... harusnya masih terus sedikit ya.. kami lewat dalam tadi.. nggak lewat jalan besar hehehe...
Bapak 1  : Oh.. lewat mana..? kuburan..? Iya seharusnya turunnya bukan di perempatan situ mbak.. dari sini ke jalan besar sudah dekat sekali kalau tadi mbaknya nggak nyasar hehehe... Di Malang kuliah atau kerja mbak..?
Norma + Fina  : Senyam-senyum hehehe... kuliah pak...
Bapak 1  : Kuliah di mana..?
Norma+Fina : Brawijaya..
Bapak 1  : Jurusan apa mbaknya..? Seni..?
Norma + Fina  : Perawat Pak.. hehehe...
Bapak 1  : Oh.. saya kira jurusan seni.. kan mau jalan - jalan di sisni... lalu ini dalam rangka apa mbak...
Norma  : Kami memang tertarik pak untuk menjelajah ke sini.. mencari ilmu dan memperkaya wawasan tentang budaya... hehehe...
Bapak 1  : Waahh bagus itu mbak... lalu besok ke sana naik apa mbak..?
Norma+Fina  : Senyam-senyum hehehe...
Norma  : Mungkin jalan kaki saja pak.. kami juga tidak tahu... hehehe...
Bapak 1  : Waduh mbak jalan kaki ndak kejauhan... jauh lho mbak berkilo-kilo...
Norma + Fina : Senyam-senyum kali ini sambil berpikir hehehe...
Norma  : Waduh begitu ya pak... apa ndak ada penyewaan motor di daerah sini... atau angkot mungkin...?
Bapak 1  : Wahh ndak ada mbak... apalagi angkot nggak lewat situs - situs... Ada ojek tapi mahal mbak, keliling bisa 70 - 90 ribu per-orang...
Norma + Fina  : Haaaaa.... beneran pak segitu... ? *_*
Bapak 1 : Iya mbak...
Norma +Fina  : Termangu... -_-
Bapak 1  : Begini saja mbak pinjam motor dari sini ndak apa-apa... Saya antar besok... Bagaimana...?
Norma + Fina  : mmmm....
Norma  : Wahh... kami jadi ndak enak pak... nanti merepotkan... apalagi kami gendut - gendut begini hehehe...
Bapak 1  : hahaha.. ya di bawa sendiri saja mbak berdua... apa nanti ndak nyasar lagi...
Norma  : Hehehe... pasti nggak pak.. saya sudah bawa peta hehehe...
Bapak 2 : (Datang dengan mengayuh sepeda angin) Ini mbak - mbak yang mau menginap..?
Norma + Fina  : Iya pak...
Bapak 2  : Mari.. saya bukakan kamarnya... :)
Norma + Fina  : (Dalam hati: alhamdulillaaaahhh.... ^_^) Iya pak... (Mengucap salam dan berpamitan dengan bapak 1)
Bapak 2  : (Membuka pintu salah satu kamar dengan kunci) Ini mbak silahkan beristirahat... Oh iya ini belum ada sprei dan bantalnya, sebentar saya ambilkan dulu...
Norma + Fina  : Iya pak silahkan.. terimakasih banyak... ^_^

      Kami berdua memasuki ruangan, hmmm kamar yang luas... Di pojok tersusun kasur - kasur busa secara vertikal, wah... bisa muat banyak sekali ini... 

Bapak 2  : (Masuk memberikan sprei dan beberapa bantal) Ini mbak spreinya... bagaimana mbaknya gerah..?
Norma + Fina : Nggak juga pak hehehe...
Bapak 2  : Sebentar ya saya ambilkan kipas angin... (Menghilang secepat kilat)
Norma + Fina  : Saling pandang heran o_o
Bapak 2  : (Kembali dengan sebuah kipas angin duduk) Ini mbak kipasnya... kalau mau mandi di sebelah... kamar mandinya baru saya hidupkan airnya...
Norma + Fina : I..Iyaaa pak terimakasih banyaakkk.... (Hiks..(T~T)
Bapak 2   : Kalau begitu saya tinggal dulu... :)
Norma + Fina  : Iya pak.. silahkan... terimakasih banyak... :')
Bapak 2  : Sama - sama mbak... :)
Norma +Fina : (Saling pandang O_o) (Saling berpelukan penuh rasa haru*) *Yang ini fiktif wkwkwkkk

    Kami memutuskan untuk segera mandi dan tidur karena besok kami harus sudah dalam keadaan bugar untuk mengelilingi situs. Aku mandi duluan, lalu mbak Fina (tidak disangka-sangka) ngikut dan ngajak mandi bareng lhaaaa... mbak... kok barengan sih... kamar mandinya kan banyak,, sebelahan saja hiks.. Berhubung mbak Fina nggak mau hmmfff jadi deh kita berdua mandi bareng, tentu saja... yaa... gayungnya dipakai gantian wkwkwkwkkkk... Sudah skip saja bagian yang ini wkwkwkwkk :v :V



DI DALAM KAMAR


MBAK FINA SETELAH MANDI (DISENSOR SAMA DORAEMON)

     Wahahahaaa.... itu yang tidur dua orang tapi kasurnya tiga :v :V Setelah kebutuhan personal hygiene dan spiritual terpenuhi kami pun tidur... 1.. 2... 3... 4... 5... 6.... Ya nggak mungkin lah bisa tidur setelah begitu banyak hal seru dan mengharukan terjadi wkwkwkkk... Mulailah sesi curhat, cekikikan, eksplorasi dan update status twitter, facebook waahahhahaaa... Pukul dua dini hari baru kami bisa tidur :)

Selamat tidur semuanya... :)

Bejijong - Trowulan, (Dan hari ini sudah berganti) 11 November 2012


                                                                             B

                                                                             O

                                                                             N

                                                                             U

                                                                             S

                                                                            :D

                                                                              I
                                                                              I
                                                                             V



DAPUR DAN LAINNYA, TERLIHAT SASONO BHAKTI DI BELAKANG*

GAMBARAN DENAH YANG BERHASIL DIINGAT

SASONO BHAKTI DARI LUAR*

DI DALAM SASONO BHAKTI (SAYANG KAMI TIDAK MASUK)*

SLEEPING BUDHA

KALAU YANG INI SAYA NGGAK TAKUT :D

(Keterangan foto bertanda [*] dari berbagai sumber di Google)